Rabu, 02 November 2011

Cyanophyto (Alga Hijau-Biru)


Alga hijau-biru telah memiliki klorofil sehingga mampu membuat makanan melalui proses fotosintesis.
 Selain mempunyai sejenis klorofil, Cyanphyto ada yang mempunyai koretenoid, fikoeritrin, atau fikosianin. Oleh karena itu, cyanophyto tidak hanya berwarna hijau biru tetapi ada yang berwarna hitam, coklat, kuning,merah, hijau,maupun campuran.

A.  Ciri-ciri Cyanophyto
1.      Tipe selnya prokaryatik
2.      Uniseluler dan Multiseluler
3.      Klorofil tidak didalam kloroplas, tetapi tersebar di sitoplasma
4.      Memiliki pigmen dan fikosianin
5.      Habitat diperairan (terutama air tawar) atau tempat-tempat lembab.
6.      Tidak memiliki flagel, dapat bergerak dengan meluncur

B.   PerkembangbiakanCyanophyta
1.    Pembelahan Sel  : Melalui cara ini sel dapat langsung terpisah atau tetap bergabung membentuk koloni. Contoh Cynobacteria bersel satu
2.    Fragmentasi        : Yaitu terputusnya benang-benang alga dan akan membentuk alga yang baru contoh: Oscilatoria
3.    Spora                  : pada keadaan yang kurang menguntungkan alga hijau biru akan membentuk spora yang sebenarnya merupakan sel vegetative, spora membesar dan tebal karena penimbunan zat makanan contoh: Chamaesiphon Comfervicaus

C.  Jenis-jenis Cyanophyta
1.      Uniseluler (Bersel satu)
Contoh
1.        Choococcus                        : hidup di dasar kolam atau pada cadas atau tembok yang basah
2.        Gloecapsa               : hidup menempel pada tumbuhan atau batuan
2.      Berbentuk Koloni
Contoh
1.      Polycystis                : bentuk koloni yang bulat menyerupai bola atau kadang tidak beraturan



3.      Berbentuk Benang
Contoh
1.      Nostoc                     : berbentuk benang yang  terdiri atas sel-sel yang bulat seperti bola.
2.      Oscillatoria              : berbentuk benang yang terdiri atas selsel yang pipih.

3.      Anabaena                : tersusun atas sel-sel seperti bola memiliki heterosista sehingga mampu mengikat nitrogen
4.      Rivularia                 : berbentuk benang dan sel bagian pangkal lebih besar daripada sel bagian ujung yang berakhir menyerupai rambut sehingga berbentuk seperti cambuk.

D.  Manfaat Cyanophyta
1.      Nostoc, berperan mengikat nitrogen dan mengubahnya menjadi NH3
2.      Anabaena azollae, bersimbiosis dengan Azolla pinnata dalam mengikat nitrogen dan berperan sebagai alternative pupuk
3.      Spirulina, dapat diolah menjadi makanan kesehatan (Food Suplement)
4.      Jenis alga hijau biru bersel satu, merupakan vegetasi perintis hal ini karena alga mampu mengawali kehidupan sebelum organism lainnya dapat hidup disuatu tempat.
5.      Sebagai Protein Sel Tunggal (PST) atau Single Cell Protein (SPC)
Selain bermanfaat Cyanophyta memiliki kerugian yaitu                 :
1.      Beberapa Cyanophyta yang hidup diair ada yang mengeluarkan racun. Racun terlarut didalam air dapat meracuni organism yang meminumnya. Sifat merugikan lainnya adalah ganggang ini dapat tumbuh dibatu dan tembok, sehingga tembok akan mudah lapuk.
2.      Beberapa spesies memprodukdi Neutrotoksin, Hepatotoksin, Sitotoksin, dan Endotoksin membuat mereka berbahaya bagi hewan dan manusia.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar